Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

1. Pengertian Teks Eksposisi

Kata eksposisi memiliki beberapa pengertian. Kata eksposisi berasal dari bahasa latin, expotition yang berarti memberitahukan, memaparkan, menjelaskan, atau menguraikan.



2. Ciri-Ciri Teks Eksposisi
  • Penulis teks berusaha menjelaskan suatu pokok persoalan secara objektif, tidak ada unsur-unsur yang bersifat subjektif dan emosional. Penulis sama sekali tidak berusaha membangkitkan emosi pembaca.
  • Gaya penulisan bersifat informatif. Penulis menguraikan objek dengan jelas sehingga pembaca memahami maksud dari teks eksposisi. Penulis teks eksposisi ingin menambah pengetahuan pembaca dan memberi informasi yang menerangkan sejelas-jelasnya tentang hal yang dipaparkan.
  • Teks memuat fakta yang terdapat di lapangan. Fakta tersebut dipakai sebagai penyumbang utama dalam membuat rumusan agar hal yang disampaikan lebih konkret.


3. Jenis-Jenis Teks Eksposisi

  • Eksposisi definisi, adalah kalimat yang mengungkapkan makna, keterangan atau ciri utama dari orang, benda, proses, atau aktivitas.
  • Eksposisi identifikasi, merupakan sebuah metode yang berusaha menyebutkan ciri-ciri atau unsur-unsur pengenal sesuatu.
  • Eksposisi Perbandingan, adalah suatu cara untuk menunjukkan kesamaan atau perbedaan antara dua objek atauu lebih mempergunakan dasar-dasar tertentu.
  • Eksposisi Ilustrasi, adalah suatu metode untuk mengadakan gambaran atau penjelasan yang khusus dan konkret terhadap suatu prinsip yang bersifat umum.
  • Eksposisi Klasifikasi, merupakan sebuah metode yang bersifat ilmiah untuk menampilkan pengelompokan-pengelompokan sesuai dengan pengalaman manusia.


1. Pantun anak-anak

a. Pantun bersuka-cita

    Contoh :
Elok rupanya kumbang janti
Dibawa itik pulang petang
Tidak terkata besar hati
Melihat ibu sudah pulang

b. Pantun berduka-cita

    Contoh :
Anak nelayan menangkap pari
Sampannya karam terdengar karang
Sungguh malang nasibku ini
Ayah pergi ibu berpulang

c. Pantun teka-teki

    Contoh :
Hendak berlayar ke Padang Panjang
Naik perahu banyak penumpangnya
Kulitnya bersisik tangkainya panjang
Coba terka buah apa namanya


2. Pantun Orang Muda

a. Pantun berkenalan

   Contoh :
Biduk kecil biduk bercadik
Telah bertolak dari pangkalan
Kalau berkenan hati adik
Bolehlah kakak hendak berkenalan

b. Pantun berkasih-kasihan

    Contoh :
Dari mana punai melayang
Dari paya turun ke kali
Dari mana kasih sayang
Dari mata turun ke hati

c. Pantun beriba hati

    Contoh :
Rusa terdampar di lembah
Ekornya hitam kena bara
Adinda tinggal di tengah rumah
Tidur bertilam air mata

d. Pantun nasib

    Contoh :
Singkarak kotanya tinggi
Asam pauh dari seberang
Awak menangis seorang diri
Mengenang nasib di rantau orang

Sekian pembahasan tentang Macam dan Jenis Pantun kali ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan teman-teman sekalian.