Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

   Prinsip ekonomi diartikan usaha yang disertai pengorbanan sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu untuk memperoleh hasil sebesar-besarnya. Prinsip ekonomi dapat diterapkan dalam tindakan ekonomi berkaitan dengan alokasi sumber daya ekonomi. Penerapan prinsip ekonomi menunjukkan perilaku rasional ditinjau dari aspek ekonomi.
   Prinsip ekonomi dapat diterapkan para pelaku ekonomi dalam kegiatan produksi, konsumsi, ataupun distribusi.

1) Prinsip Ekonomi Produsen
  Prinsip ekonomi produsen diterapkan dengan mempertimbangkan beberapa faktor antara lain menentukan jenis produk sesuai selera masyarakat; menentukan lokasi perusahaan; menghasilkan barang berkualitas; menentukan teknik produksi paling efisien; menggunakan bahan baku berkualitas; serta mengharapkan keuntungan sebesar-besarnya.

2) Prinsip Ekonomi Konsumen
  Penerapan prinsip ekonomi dilakukan untuk mencari alternatif pilihan yang rasional sehingga diperoleh kepuasan optimal. Penerapan prinsip ekonomi seorang konsumen dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain membuat daftar prioritas kebutuhan; mencari informasi mengenai barang dan jasa; memilih barang dan jasa berkualitas terbaik; bersikap hemat; memperhatikan nilai kegunaan barang dan jasa; dan memperhatikan daya beli.

3) Prinsip Ekonomi Distributor
  Seperti pelaku ekonomi lain, distributor juga menerapkan prinsip ekonomi. Penerapan prinsip ekonomi dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa faktor antara lain menyesuaikan barang dagang dengan selera dan kebutuhan masyarakat; menentukan harga jual barang dagang; memilih sarana transportasi sesuai karakteristik barang; meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen; mencari keuntungan dengan mempertimbangkam pengorbanan tertentu; dan menyalurkan barang secara tepat jumlah, waktu, dan mutu.

Sekian pembahasan tentang Prinsip Ekonomi kali ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan teman-teman sekalian.
    Secara umum ilmu ekonomi dibagi menjadi tiga. Menurut Alfred W. Stonier dan Douglas C. Hagues, penulis buku A Textbook of Economic Theory (1980), pembagian ilmu ekonomi mencakup ilmu ekonomi deskriptif, ilmu ekonomi teori, dan ilmu ekonomi teori terapan.

a. Ilmu Ekonomi Deskriptif
    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga (2008), deskriptif berarti menggambarkan apa adanya. Jadi, ilmu ekonomi deskriptif adalah analisis ekonomi yang menggambarkan keadaan ekonomi sebenarnya berdasarkan fakta dalam perekonomian.

b. Ilmu Ekonomi Teori
    Ilmu ekonomi teori diartikan sebagai ilmu ekonomi yang berusaha menjelaskan dan merumuskan pengertian, menjelaskan hubungan sebab akibat, dan menjelaskan cara kerja sistem perekonomian dalam kehidupan masyarakat. Ruang lingkup ilmu ekonomi teori dapat dibedakan menjadi ekonomi mikro dan ekonomi makro.

1) Ekonomi Mikro (Microeconomics)
    Dalam memenuhi kebutuhan manusia dihadapkan pada permasalahan ekonomi. Dalam lingkup kecil, masalah ekonomi yang dihadapi manusia menjadi kajian ekonomi mikro. Ekonomi mikro membahas perilaku ekonomi secara pribadi dalam rumah tangga, perusahaan, dan struktur industri.

    Ilmu ekonomi mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan produsen serta penentuan harga pasar dan kuantitas faktor input, barang, dan jasa yang diperjualbelikan. Analisis ekonomi mikro dapat disajikan dalam tiga teori, yaitu :
a) Teori Harga
b) Teori Produksi
c) Teori Distribusi

    Adapula komponen yang dianalisis dalam ekonomi mikro, yaitu :
a) Interaksi di Pasar Barang
b) Interaksi di Pasar Faktor Produksi
c) Perilaku Penjual dan Pembeli.

2) Ekonomi Makro (Macroeconomics)
    Ekonomi makro menganalisis kegiatan perekonomian yang bersifat luas dan tidak memperhatikan kegiatan ekonomi dalam unit-unit kecil. Ekonomi makro mempelajari kekuatan dan kecenderungan yang mempengaruhi kondisi perekonomian secara keseluruhan. Ekonomi makro digunakan untuk menganalisis tindakan terbaik untuk memengaruhi target kebijakan seperti :
a) Pemanfaatan Sumber Daya Ekonomi
b) Stabilitas Ekonomi Negara
c) Inflasi
d) Pertumbuhan Ekonomi
e) Ekonomi Internasional
f) Neraca Pembayaran Internasional
g) Nilai Kurs Mata Uang
h) Peredaran Uang dalam Masyarakat.

c. Ilmu Ekonomi Terapan
    Ilmu ekonomi terapan merupakan salah satu cabang ilmu ekonomi yang menganalisis ekonomi teori untuk merumuskan kebijakan, pedoman, atau standar yang tepat dalam mengatasi masalah ekonomi tertentu. Ekonomi terapan bersifat praktis yang dapat diterapkan dalam bidang manajemen keluarga, bisnis, ataupun pemerintah. Teori ilmu ekonomi juga dapat diterapkan dalam bidang lain seperti kesehatan, geografi, politik, dan pendidikan.
   
   Tujuan masyarakat bekerja adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup dan meningkatkan kesejahteraan. Pemenuhan kebutuhan hidup tersebut erat kaitannya dengan kegiatan ekonomi. Pernyataan tersebut dapat dikaji dengan ilmu ekonomi.

      Paul Samuelson, seorang pakar ekonomi dari Massachusetts Institute of Technology, menjabarkan pendapatnya tentang pengertian ilmu ekonomi sebagai berikut.
  1. Ilmu ekonomi atau ekonomi politik (political economy) yaitu studi tentang kegiatan dengan atau tanpa uang mencakup transaksi pertukaran antarmanusia.
  2. Ilmu ekonomi yaitu studi tentang cara manusia menentukan pilihan yang tepat untuk memanfaatkan sumber daya produktif yang bersifat langka dan berjumlah terbatas untuk menghasilkan barang serta mendistribusikan kepada anggota masyarakat untuk dikonsumsi.
  3. Ilmu ekonomi yaitu studi tentang manusia dalam kegiatan sehari-hari untuk mendapat dan menikmati kehidupan.
  4. Ilmu ekonomi yaitu studi tentang cara manusia bertingkah pekerti untuk mrngorganisasi kegiatan konsumsi dan produksi.
  5. Ilmu ekonomi yaitu studi tentang kemakmuran.
  6. Ilmu ekonomi yaitu studi tentang cara-cara memperbaiki masyarakat.

     Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam melakukan aktivitas ekonomi dengan atau tanpa uang; terdapat sumber daya yang langka, tetapi ada alternatif pemanfaatannya (kelangkaan); dan terdapat barang dan/atau jasa yang diproduksi kemudian disalurkan kepada masyarakat.

    Pada perkembangannya teori ekonomi tidak hanya sebatas pada definisi, tetapi tujuan dari penerapan ilmu  ekonomi. Wonnacot, seorang ekonom Amerika Serikat, memberikan penjelasan tentang tujuan manusia mempelajari ilmu ekonomi. Menurut Wonnacot, tujuan manusia mempelajari ilmu ekonomi adalah sebagai berikut.
  1. Tingkat pengerjaan tinggi yang membantu mengatasi masalah ketenagakerjaan, pengangguran, tingkat upah, kesempatan kerja, dan hubungan kerja.
  2. Stabilitas harga menyangkut upaya pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi masalah tingkat harga dan inflasi sehingga tidak merugikan masyarakat dan negara.
  3. Efisiensi yang berkaitan dengan penghitungan pelaku ekonomi dalam memanfaatkan sumber daya ekonomi secara menguntungkan.
  4. Distribusi pendapatan secara adil diupayakan pemerintah dan masyarakat dalam rangka mencapai tingkat kesejahteraan hidup.
  5. Pertumbuhan ekonomi yang mengarah pada penyelenggaraan pembangunan secara adil dan merata.

     Penerapan ilmu ekonomi diharapkan mampu menjawab berbagai permasalahan ekonomi yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan manusia.