Tampilkan postingan dengan label Matematika Peminatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matematika Peminatan. Tampilkan semua postingan
1. Pengertian Logaritma
Logaritma merupakan kebalikan (invers) pemangkatan. Suatu bentuk pemangkatan bisa diubah menjadi bentuk logaritma dan sebaliknya.
a merupakan bilangan pokok (basis) logaritma;
b merupakan numerus atau bilangan yang dicari logaritmanya;
dan
n merupakan hasil logaritma (nilai pangkat).
Contoh :
Jika bilangan pokok logaritma tidak dituliskan, berarti logaritma tersebut berbasis 10.
2. Nilai Logaritma
Nilai logaritma suatu bilangan dapat dicari menggunakan tabel logaritma atau kalkulator.
Perhatikan bagian-bagian hasil logaritma berikut.
b merupakan numerus atau bilangan yang dicari logaritmanya;
dan
n merupakan hasil logaritma (nilai pangkat).
Contoh :
Jika bilangan pokok logaritma tidak dituliskan, berarti logaritma tersebut berbasis 10.
2. Nilai Logaritma
Nilai logaritma suatu bilangan dapat dicari menggunakan tabel logaritma atau kalkulator.
Perhatikan bagian-bagian hasil logaritma berikut.
Dalam tabel, logaritma hanya tertulis bilangan desimal (mantisa) yang menyatakan hasil logaritma suatu bilangan. Adapun bilangan bulat (karakteristik) harus ditentukan dan dicari.
Nilai karakteristik log x sebagai berikut.
a. 1 < x < 10 >> log x = 0, ... (misal log 2 = 0,3010; log 3,1 = 0,4914)
b. 10 < x < 100 >> log x = 1, ... (misal log 10 = 1,0000; log 55,9 = 1,7474)
c. 100 < x < 1000 >> log x = 2, ... (misal log 210 = 2,3222; log 871,2 = 2,9401)
d. 1.000 < x < 10.000 >> log x = 3, ... (misal log 1.000 = 3,0000; log 7035,3 = 3,8473)
dan seterusnya.
Sekian pembahasan tentang Pengertian dan Nilai Logaritma kali ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan teman-teman sekalian.
Sekian pembahasan tentang Pengertian dan Nilai Logaritma kali ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan teman-teman sekalian.





