Geografi berasal dari kata Geo dan Grapein. Geo berarti bumi, sedangkan Grapein berarti lukisan/gambaran. Jadi, geografi dapat diartikan sebagai lukisan/gambaran bumi.

    Sementara itu ada beberapa ahli geografi yang mengemukakan pendapatnya mengenai apa itu pengertian dari geografi. Kali ini kita akan membahas pengertian geografi dari tiga ahli geografi, yaitu Erathotenes, Claudius Ptolomeus, dan Immanuel Kant.

1. Pengertian Geografi menurut Erathotenes.
   Erathotenes merupakan orang pertama penemu ilmu geografi atau orang pertama yang mengenalkan ilmu geografi pada abad ke-1. Menurut Erathotenes sendiri, pengertian dari geografi adalah penulisan atau penggambaran mengenai bumi.

2. Pengertian Geografi menurut Claudius Ptolomeus.
     Menurut Claudius Ptolomeus, pengertian geografi adalah seluruh atau sebagian fenomena yang terkandung di dalamnya dalam bentuk peta. Fenomena yang dimaksud merupakan kejadian yang dirasakan dengan menggunakan panca indra.

3. Pengertian Geografi menurut Immanuel Kant.
     Menurut Immanuel Kant, pengertian dari geografi adalah disiplin ilmu yang memiliki objek studi berupa benda-benda atau gejala-gejala yang tersebar dan berasosiasi dalam ruang.
    Berikut ini merupakan kosa kata dalam bahasa inggris mengenai anggota dan hubungan keluarga.
1.    Father                          = ayah/bapak
2.    Mother                         = ibu
3.    Elder brother               = kakak laki-laki
4.    Younger sister             = adik perempuan
5.    Son                               = anak laki-laki
6.    Daughter                      = anak perempuan
7.    Uncle                            = paman
8.    Aunt                             = bibi
9.    Niece                            = keponakan perempuan
10.   Nephew                        = keponakan laki-laki
11.   Parents                         = orang tua
12.   Grandparents                = kakek-nenek
13.   Grandfather                  = kakek
14.   Grandmother                = nenek
15.   Father-in-law                = ayah mertua
16.   Mother-in-law              = ibu mertua
17.   Son-in-law                    = menantu laki-laki
18.   Daughter-in-law           = menantu perempuan
19.   Stepfather                     = ayah tiri
20.   Stepmother                   = ibu tiri


1. Pengertian Wirausaha
    Wirausaha bukanlah sekedar pedagang, namun jauh lebih dalam dari maknanya, yaitu yang berkenaan dengan mental manusia, rasa percaya diri, efisiensi waktu, kreativitas, ketabahan, keuletan, kesungguhan dan moralitas dalam menjalankan usaha mandiri yang tujuannya adalah untuk mempersiapkan tiap individu maupun masyarakat agar dapat hidup layak sebagai manusia yang kehadirannya ditujukan untuk mengembangkan dirinya, masyarakat, alam dan kehidupan. Terdapat dua faktor yang melatarbelakangi seseorang untuk menekuni dunia usaha yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal sebagai pendorong minat berwirausaha antara lain karena adanya kebutuhan akan pendapatan, harga diri, dan perasaan senang. Adapun faktor eksternal yang mempengaruhi minat berwirausaha antara lain : lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, peluang pendidikan/pengetahuan.

2. Karakteristik Wirausaha
    Karakteristik yang dimiliki wirausaha, yaitu :
  • Percaya diri (self confidence)
  • Berorientasi tugas dan hasil
  • Keberanian mengambil risiko
  • Berorientasi ke masa depan
  • Keorisinilan: kreativitas dan inovasi
     Wirausaha yang inovatif adalah orang yang memiliki ciri-ciri :
  1. Tidak pernah puss dengan cara yang dilakukan saat ini, meskipun cara tersebut cukup baik.
  2. Selalu menuangkan imajinasi dalam pekerjaannya.
  3. Selalu ingin tampil berbeda atau selalu memanfaatkan perbedaan.
Agar lebih jelas, berikut dikemukakan beberapa karakteristik wirausaha menurut pendapat Bygrave yang terkenal dengan istilah 10 D, seperti berikut.

  1. Dream. Seorang wirausaha mempunyai visi bagaimana keinginannya terhadap masa depan pribadi dan bisnisnya dan yang penting dia mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impian.
  2. Decisiveness. Seorang wirausaha adalah orang yang tidak bekerja lambat. Kecepatan dan ketepatan mengambil keputusan adalah merupakan faktor kunci dalam kesuksesan bisnisnya.
  3. Doers. Seorang wirausaha tidak mau menunda-nunda kesempatan yang dapat dimanfaatkan.
  4. Determination. Seorang wirausaha dalam melaksanakan kegiatannya memiliki rasa tanggung jawab tinggi dan tidak mau menyerah, walaupun dihadapkan pada rintangan yang sulit diatasi.
  5. Dedication. Dedikasi seorang wirausaha dalam sangat tinggi, semua perhatian dan kegiatannya dipusatkan semata-mata untuk kegiatan bisnisnya.
  6. Devotion. Berarti kegemaran atau kegila-gilaan. Hal inilah yang mendorong dia mencapai keberhasilan yang sangat efektif untuk menjual produk yang ditawarkan, karena seorang wirausaha akan mencintai pekerjaan bisnisnya.
  7. Details. Seorang wirausaha selalu memperhatikan faktor kritis. Dia tidak mengabaikan faktor kecil tertentu yang dapat menghambat kegiatan usahanya.
  8. Destiny. Wirausaha bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapainya.
  9. Dollars. Wirausahawan tidak sangat mengutamakan kekayaan, motivasinya bukan memperoleh uang, akan tetapi uang dianggap sebagai ukuran kesuksesan bisnisnya.
  10. Distribute. Seorang wirausaha bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya terhadap orang kepercayaannya, yaitu orang yang kritis dan mau diajak mencapai sukses dalam bisnis.
   Sekian pembahasan tentang Karakteristik Wirausaha kali ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan teman-teman sekalian.

Biologi hanya mempelajari tentang makhluk hidup. Semakin berkembangnya permasalahan yang dihadapi manusia, cabang-cabang biologi juga semakin berkembang pesat. Setiap ilmu dalam Biologi mempelari suatu objek biologi secara lebih spesifik. Cabang Biologi tersebut dapat dipilah-pilah berdasarkan kriteria tertentu, antara lain berdasarkan tingkat organisasi kehidupan, objek biologi, aspek kehidupan, atau kaitannya dengan ilmu lain.

No.
Kriteria Pemilahan Cabang Biologi
Cabang Biologi
Bidang Kajian
1.
Tingkat Organisasi Kehidupan
Biologi Molekuler
Penyusun tubuh makhluk hidup tingkat molekuler (tingkat molekuler).
Genetika
Cara pewarisan sifat pada makhluk hidup (tingkat molekuler).
Sitologi
Susunan dan fungsi bagian-bagian sel (tingkat sel).
Histologi
Susunan dan fungsi jaringan tubuh makhluk hidup (tingkat jaringan).
Anatomi
Struktur dalam tubuh makhluk hidup (tingkat organ dan sistem organ).
Fisiologi
Proses dan kegiatan yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup (tingkat organ dan sistem organ).
2.
Objek Biologi
Virologi
Kehidupan virus dan pengaruhnya bagi makhluk hidup.
Mikrobiologi
Kehidupan mikroorganisme dan peranannya bagi kehidupan.
Bakteriologi
Kehidupan bakteri dan peranannya bagi kehidupan.
Mikologi
Kehidupan jamur dan peranannya bagi kehidupan.
Botani

- Pteridologi
- Bryologi
Kehidupan tumbuhan dan peranannya bagi makhluk hidup.
Kehidupan tumbuhan paku.
Kehidupan tumbuhan lumut.
Zoologi

- Entomologi

- Ornitologi
- Herpetologi
- Iktiologi
Segala sesuatu tentang hewan dan peranannya.
Kehidupan serangga dan peranannya bagi makhluk hidup.
Kehidupan unggas.
Kehidupan reptilia dan amfibi.
Kehidupan ikan.
Parasitologi
Kehidupan parasit dan pengaruhnya bagi makhluk hidup.
Fikologi
Kehidupan ganggang dan pengaruhnya bagi makhluk hidup.
3.
Aspek Kehidupan
Biologi perkembangan
Perkembangan individu atau organisme.
Embriologi
Perkembangan embrio.
4.
Kaitannya dengan Ilmu Lain
Biokimia
Proses-proses kimia dalam sistem kehidupan.
Biofisika
Proses-proses fisika dalam sistem kehidupan.
Bioteknologi
Teknologi yang memanfaatkan organisme.
Paleontologi
Kehidupan makhluk hidup pada masa lampau dilihat dari fosil.
5.
Persoalan/Tema Pokok
Ekologi
Hubungan timbal balik makhluk hidup dengan lingkungannya.
Evolusi
Perkembangan makhluk hidup dari yang sederhana sampai yang kompleks.
Immunologi
Sistem kekebalan tubuh manusia.
Taksonomi
Penggolongan makhluk hidup.
Patologi
Segala sesuatu yang berhubungan dengan penyakit.

    Seni rupa bila ditinjau dari segi fungsinya dibagi menjadi dua kelompok yaitu Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan.

a. Seni Rupa Murni
  Seni rupa murni adalah karya seni rupa yang dibuat sebagai hasil ekspresi untuk dinikmati keindahannya. Tujuan utama penciptaan seni rupa murni adalah untuk memenuhi kebutuhan akan kepuasan batin senimannya. Namun, dapat pula diperjualbelikan atau dapat pula berfungsi sebagai pajangan atau hiasan. Berikut beberapa contoh seni rupa murni.

1) Seni Patung
    Seni patung yaitu salah satu jenis seni rupa murni yang berwujud tiga dimensi. Patung dapat dibuat dari bahan batu alam, atau bahan-bahan industri seperti logam, serat gelas, dan lain-lain.

2) Seni Lukis
    Seni lukis yaitu salah satu jenis seni rupa murni berwujud dua dimensi yang pada umumnya dibuat di atas kain kanvas berpigura dengan bahan cat minyak, cat akrilik, atau bahan lainnya.

3) Seni Grafis (Cetak)
   Seni grafis merupakan seni rupa dua dimensi yang dikerjakan dengan teknik cetak, baik yang bersifat konvensional maupun melalui penggunaan teknologi canggih. Sesuai dengan proses pencetakannya karya seni grafis terbagi menjadi empat jenis, antara lain cetak tinggi, cetak dalam, cetak saring, dan cetak datar.

b. Seni Rupa Terapan
    Seni rupa terapan adalah karya seni rupa yang dibuat untuk dimanfaatkan bagi kebutuhan manusia, tetapi tetap mempertahankan nilai keindahannya. Contohnya seni arsitektur, seni kriya, tata busana, dan tata rias.

1) Seni Kriya
   Seni kriya merupakan hasil gagasan, ide, pikiran, perasaan, apresiasi, dan ciptaan manusia yang memiliki nilai estetik, yang diwujudkan dalam bentuk benda melalui proses kegiatan kreatif. Seni kriya dapat juga diartikan sebagai hasil daya cipta manusia melalui keteranpilan tangan untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohaninya, serta umumnya dibuat dari bahan-bahan alam.

2) Desain
   Desain merupakan kegiatan reka letak atau perancangan. Pada dasarnya, semua karya seni melalui proses kegiatan proses perancangan sebelum diproduksi atau diwujudkan dalam bentuk jadi yang sesungguhnya. Pengertian desain saat ini lebih sering digunakan untuk menunjukkan proses perancangan karya-karya seni rupa terapan, seperti desain komunikasi visual, desain interior, dan desain produk.
   
   Seni rupa adalah ungkapan gagasan dan perasaan manusia yang diwujudkan melalui pengolahan media dan penataan elemen serta prinsip-prinsip desain. Seni rupa merupakan cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Berdasarkan dimensinya, karya seni rupa dibedakan sebagai berikut.


a. Seni Rupa Dua Dimensi (Dwimatra)
Contoh Batik
    Seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa yang memiliki ukuran panjang dan lebar dan hanya dapat dilihat nilai estetikanya dari satu arah. Ciri-ciri seni rupa dua adalah sebagai berikut.
1) Dapat dilihat dari satu arah, yaitu arah depan.
2) Dibuat pada bidang datar.
3) Mempunyai ukuran panjang dan lebar.
4) Memiliki dimensi luas.
Contoh karya seni dua dimensi, antara lain seni lukis, ilustrasi, seni dekorasi, poster, batik, foto, dan wayang kulit.


Contoh Lukisan
Gambar terkait
Contoh Wayang Kulit
b. Seni Rupa Tiga Dimensi (Trimatra)
    Seni rupa tiga dimensi adalah karya seni rupa yang memiliki ukuran panjang, lebar, tinggi, dan tebal, serta dapat dilihat nilai estetikanya dari berbagai arah. Karya seni rupa tiga dimensi memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
1) Mampu dinikmati dari segala arah mata.
2) Memiliki koordinat X, Y, dan Z.
3) Memiliki 3 ukuran, yaitu panjang, lebar, tinggi.
4) Frame memiliki layar yang luas.
5) Ada efek cahaya.
6) Penggunaan warnanya lebih kompleks dan memiliki gradasi-gradasi warna.
Contoh dari karya seni rupa tiga dimensi, antara lain patung, meja, kursi, dan lainnya.

Contoh Patung

c. Seni Relief
    Seni relief berada di antara seni rupa dua dimensi dan seni rupa tiga dimensi. Seni relief memiliki ketebalan, tetapi hanya dapat dilihat atau dinikmati dari satu arah. Seni relief banyak ditemukan pada ukiran dinding candi.
Contoh Relief



    Ilmu kimia memiliki cakupan pengetahuan yang sangat luas sehingga keterkaitan antara satu bidang ilmu dengan bidang ilmu lainnya sangat erat. Ilmu kimia juga memiliki peran penting dan diperlukan oleh bidang ilmu lainnya yang tidak dapat digantikan dengan ilmu lainnya. Beberapa manfaat kimia dalam kehidupan manusia sebagai berikut.

1) Bidang Kedokteran
    Dalam bidang kedokteran ilmu kimia membantu menemukan cara interaksi obat terhadap penyakit yang diderita pasien. Proses pengobatan menggunakan obat-obatan dibuat berdasarkan hasil riset terhadap proses dan reaksi kimia bahan-bahan berkhasiat. Pembuatan obat dilakukan dalam cabang kimia farmasi. Selain itu, ilmu kimia memberi kontribusi dengan ditemukannya jalur perombakan makanan seperti protein, lipid, dan karbohidrat, sehingga memudahkan para ahli kesehatan untuk mendiagnosis berbagai penyakit.

2) Bidang Pertanian
    Analisis kimia mampu memberikan informasi tentang kandungan tanah yang terkait dengan kesuburan tanah. Dengan informasi tersebut para petani dapat menetapkan tumbuhan atau tanaman yang tepat untuk ditanam di lahan pertaniannya. Kekurangan zat-zat yang diperlukan tanaman dapat dipenuhi menggunakan pupuk buatan. Selain pupuk, petani juga dapat menggunakan pestisida berupa insektisida untuk membasmi serangan hama dan penyakit tanaman. Pupuk dan pestisida adalah produk dari ilmu kimia.

3) Bidang Geologi
    Bidang ini berkaitan dengan penelitian batu-batuan (mineral) dan pertambangan gas dan minyak bumi. Proses penentuan unsur-unsur yang menyusun mineral dan tahap pendahuluan untuk eksplorasi, menggunakan dasar-dasar ilmu kimia. Manfaat ilmu kimia dalam bidang ini untuk membantu memahami serta mengerti temuan para peneliti tentang bebatuan dan benda-benda alam.

4) Bidang Biologi
    Bidang biologi khusus mempelajari tentang makhluk hidup. Proses kimia yang berlangsung dalam tubuh makhluk hidup meliputi pencernaan makanan, pernapasan, metabolisme, fermentasi, dan fotosintesis. Untuk mempelajari lebih mendalam, diperlukan pengetahuan tentang struktur dan sifat senyawa yang terlibat dalam proses-proses tersebut, seperti karbohidrat, protein, vitamin, enzim, lemak, dan asam nukleat.

5) Bidang Hukum
    Manfaat kimia di bidang hukum dapat dirasakan ketika diberlakukannya pemeriksaan barang bukti kriminalitas. Sebagai contoh, pengungkapan tersangka dapat dilakukan dengan memeriksa sidik jari karena sidik jari setiap orang berbeda-beda. Pemeriksaan menggunakan senyawa kinia AgNO³. Saat sidik jari yang tertinggal di suatu benda diolesi larutan AgNO³ dan terkena cahaya, bekas sidik jari akan berubah warna menjadi hitam sehingga mudah diidentfikasi.

6) Bidang Mesin
    Manfaat ilmu kimia dalam bidang permesinan yaitu mempelajari sifat dan komposisi logam yang baik untuk pembuatan mesin, mempelajari sifat, dan komposisi bahan bakar, serta minyak pelumas mesin.

7) Bidang Teknik Sipil
    Bahan-bahan yang digunakan dalam bidang ini antara lain semen, kayu, cat, paku, besi, pipa, lem, dan baja. Semua bahan tersebut dihasilkan melalui riset yang berdasarkan ilmu kimia. Manfaat ilmu kimia dalam hal ini agar bahan-bahan bangunan tersebut dapat diketahui kelebihan atau kekurangannya sehingga dapat meminimalkan kecelakaan di kemudian hari dan menghemat biaya operasional.